Author Pov
Setelah Konser MADE in Osaka Japan selesai GD pun langsung terbang ke Korea tidak seperti biasanya kali ini GD mengosongkan semua Jadwalnya pada saat itu, sebelum pulang ke Korea GD mengirimkan sebuah pesan untuk para VIP, isinya “Terima kasih untuk 3 Hari ini, tubuh saya dalam kondisi tidak baik, semua orang menghibur kami, Aku benar-benar bahagia, aku akan melihat Anda dalam kondisi sehat! Terima kasih” pesan singkat ini langsung mendapat tanggapan dari VIP, semua VIP khawatir dengan kondisi GD pada saat itu, banyak Fans jepang yang mengatakan kalau GD memang terlihat tidak baik ketika konser, dia tidak mengikuti Check Sound, dan juga Sent Off, dan itu semakin membuat para VIP cemas, setibanya di Airport Seoul GD dengan Costum serba hitam seperti biasanya, dia memakai Kupluk hingga menutupi matanya, tak lupa pake masker hitam dan sal berwarna Hijau, dia sepertinya ingin menyembunyikan wajah nya dari awak media, setelah keluar dari bandara dia langsung meluncur menuju rumah orang tua nya, memang ketika kita sakit orang tua lah yang menjadi obat utama dari rasa sakit itu, sesampainya di rumah GD langsung masuk dan membuka pintu…
“Omoni, Anyeonghaseyo” kemudian ibunya menghampiri
“ah Jiyongie, Kajja” ibunya menghampiri mencium pipi kanan kirinya kemudian memeluknya dan membawanya masuk,
“wajah mu terlihat pucat apa kau sakit? Biasanya kau mengabariku kalau akan pulang kerumah, kemarilah ibu cek suhu badan mu, buka mulut mu”
“Aaaaaaaaaa” bipp bipp tiba-tiba Temometer nya berbunyi ibunya mengambil Termometer dari mulutnya GD
“180®, aigoooooo panas sekali ayo masuk kamar tidurlah nanti ibu buat kan bubur setelah itu kau minum obat, ne”
“oh” wajah GD kala itu terlihat pucat dan lemas, dia hanya bisa meng iya kan semua kata Ibu nya, karna hanya untuk berbicara pun ia terasa sulit, kepala nya terasa berat, sekujur tubuhnya panas
15 menitttt kemudian ibu nya datang membawa bubur, GD terlihat terlelap tapi Ibu nya tetap membangunkannya
“Jiyoungiea”
“oh”
“bangun, makan dulu setelah itu minum obat kemudian tidur” GD pun terbangun bang leader yang satu ini emang penurut ^^ ibunya menyuapinya sampai suapan terakhri, GD tidak ingin menghabiskan makanannya karena merasa kenyang tapi ibunya memaksanya untuk menghabiskan nya, setelah itu Ibunya memberikan Ia obat penurun panas, juga obat batuk karna dari tadi sampai sekarang dia tidak berhenti batuk
“Nah tidurlah, besok kau akan membaik”
“Omoni”
“Ne”
“Tidurlah denganku”
“Aigoooo, baby Jiyong Ne Ne” GD pun tertidur dengan Ibunya, pemandangan yang jarang sekali cuman Author yg bisa merasakannya hahahaha,
keesokan harinya ……
Handphone GD berdering di samping nya namun GD masih tetap pulas dengan tidur nya pada saat itu Ibunya GD lewat akhirnya dia mengangkat nya ..
“yeoboseyo, Anyeonghaseo Seungshi”
“ah, Ne Omoni, Anyeonghaseo, Omoni aku dengar GD hyung sakit apakah dia sudah baikan aku merasa khawatir, selama konser semalam wajahnya terlihat pucat sekali, aku tidak sempat mengantarnya pulang karna ada urusan”
“kau jangan cemas, demamnya sudah turun tapi dia masih tidur, kalau ada waktu sempatkan lah kesini untuk menjenguknya ajak member lain”
“ah Ne Omoni, aku bersama para member berencana kesana menjenguk GD Hyung”
“oh , baikan aku tunggu ya”
jam menunjukan pukul 13:00 siang para member sudah berada di rumah GD tapi GD masih belum terbangun, Seungri dari tadi keluar masuk kamar GD memastikan bahwa Hyung nya terbangun,
“ Haishhhhh, kenapa tidak bangun-bangun” Seungri pun keluar dari kamar GD untuk kesekian kalinya dan menghampiri para member yang sedang menyantap masakan buatan Ibunya GD,
“TOPshii Cheoncheoni mani deuseyo (Makanlah pelan-pelan)”
“ah, Ne, Omoni”
“kau lapar Hyung, lahap sekali”
“Hehe, tadi aku belum sempat makan siang, jdi perutku lapar sekali, Mian”
“Seungri, kau tidak makan?”
“Anio, Omoni, sebelum kesini aku sudah makan jdi perut ku terasa penuh”
“Cobalah makan sedikit, aku sudah memasaknya”
“Seungishi makanlah walpun cuman sedikit, Omoni sudah memasaknya kau tidak sopan, kalau tidak memakannya”
“Baiklah, aku makan selamat makan Hyung, Omoni” seungri pun makan tak kalah lahap dari TOP, semua member matanya tertuju padanya begitu pun Omoni
“Haisshhh kau ini, bukannya perutmu penuh tapi kau makan dengan begitu lahap nya”
“heheeh Daesung hyung, perut ku penuh tapi setelah aku makan masakan Omoni, aku tidak bisa berhenti enak sekali, Komapseumnida Omoni”
“hahaha, Ne”
makan siang pun selesai semua member berkumpul di ruang tamu ngobrol bersama Omoni, hanya Seungri yg berada di Kamar GD bermain-main dengan miniatur mobil koleksi GD, 1 jam Seungri bermain-main tapi GD masih belum terbangun, Seungri khawatir akhirnya dia mendekati GD, dan menaruh tangannya di atas kening GD
“tidak terlalu panas” kemudian seungri mendekatkan telinganya ke dada GD ceritanya pengen denger detak Jantung nya GD, pertama dengan telinga kanannya kemudia dia berbalik arah dengan telingan kirinya, tanpa ia sadari GD sudah terbangu dan melihat ulahnya, tiba-tiba mata mereka bertemu dan saling bertatapan …
“Eomeona (Astaga !), Hyung knapa kau mengagetkanku”
“kau yang mengagetkan ku, apa yang kau lakukan Seungrishi”
Setelah Konser MADE in Osaka Japan selesai GD pun langsung terbang ke Korea tidak seperti biasanya kali ini GD mengosongkan semua Jadwalnya pada saat itu, sebelum pulang ke Korea GD mengirimkan sebuah pesan untuk para VIP, isinya “Terima kasih untuk 3 Hari ini, tubuh saya dalam kondisi tidak baik, semua orang menghibur kami, Aku benar-benar bahagia, aku akan melihat Anda dalam kondisi sehat! Terima kasih” pesan singkat ini langsung mendapat tanggapan dari VIP, semua VIP khawatir dengan kondisi GD pada saat itu, banyak Fans jepang yang mengatakan kalau GD memang terlihat tidak baik ketika konser, dia tidak mengikuti Check Sound, dan juga Sent Off, dan itu semakin membuat para VIP cemas, setibanya di Airport Seoul GD dengan Costum serba hitam seperti biasanya, dia memakai Kupluk hingga menutupi matanya, tak lupa pake masker hitam dan sal berwarna Hijau, dia sepertinya ingin menyembunyikan wajah nya dari awak media, setelah keluar dari bandara dia langsung meluncur menuju rumah orang tua nya, memang ketika kita sakit orang tua lah yang menjadi obat utama dari rasa sakit itu, sesampainya di rumah GD langsung masuk dan membuka pintu…
“Omoni, Anyeonghaseyo” kemudian ibunya menghampiri
“ah Jiyongie, Kajja” ibunya menghampiri mencium pipi kanan kirinya kemudian memeluknya dan membawanya masuk,
“wajah mu terlihat pucat apa kau sakit? Biasanya kau mengabariku kalau akan pulang kerumah, kemarilah ibu cek suhu badan mu, buka mulut mu”
“Aaaaaaaaaa” bipp bipp tiba-tiba Temometer nya berbunyi ibunya mengambil Termometer dari mulutnya GD
“180®, aigoooooo panas sekali ayo masuk kamar tidurlah nanti ibu buat kan bubur setelah itu kau minum obat, ne”
“oh” wajah GD kala itu terlihat pucat dan lemas, dia hanya bisa meng iya kan semua kata Ibu nya, karna hanya untuk berbicara pun ia terasa sulit, kepala nya terasa berat, sekujur tubuhnya panas
15 menitttt kemudian ibu nya datang membawa bubur, GD terlihat terlelap tapi Ibu nya tetap membangunkannya
“Jiyoungiea”
“oh”
“bangun, makan dulu setelah itu minum obat kemudian tidur” GD pun terbangun bang leader yang satu ini emang penurut ^^ ibunya menyuapinya sampai suapan terakhri, GD tidak ingin menghabiskan makanannya karena merasa kenyang tapi ibunya memaksanya untuk menghabiskan nya, setelah itu Ibunya memberikan Ia obat penurun panas, juga obat batuk karna dari tadi sampai sekarang dia tidak berhenti batuk
“Nah tidurlah, besok kau akan membaik”
“Omoni”
“Ne”
“Tidurlah denganku”
“Aigoooo, baby Jiyong Ne Ne” GD pun tertidur dengan Ibunya, pemandangan yang jarang sekali cuman Author yg bisa merasakannya hahahaha,
keesokan harinya ……
Handphone GD berdering di samping nya namun GD masih tetap pulas dengan tidur nya pada saat itu Ibunya GD lewat akhirnya dia mengangkat nya ..
“yeoboseyo, Anyeonghaseo Seungshi”
“ah, Ne Omoni, Anyeonghaseo, Omoni aku dengar GD hyung sakit apakah dia sudah baikan aku merasa khawatir, selama konser semalam wajahnya terlihat pucat sekali, aku tidak sempat mengantarnya pulang karna ada urusan”
“kau jangan cemas, demamnya sudah turun tapi dia masih tidur, kalau ada waktu sempatkan lah kesini untuk menjenguknya ajak member lain”
“ah Ne Omoni, aku bersama para member berencana kesana menjenguk GD Hyung”
“oh , baikan aku tunggu ya”
jam menunjukan pukul 13:00 siang para member sudah berada di rumah GD tapi GD masih belum terbangun, Seungri dari tadi keluar masuk kamar GD memastikan bahwa Hyung nya terbangun,
“ Haishhhhh, kenapa tidak bangun-bangun” Seungri pun keluar dari kamar GD untuk kesekian kalinya dan menghampiri para member yang sedang menyantap masakan buatan Ibunya GD,
“TOPshii Cheoncheoni mani deuseyo (Makanlah pelan-pelan)”
“ah, Ne, Omoni”
“kau lapar Hyung, lahap sekali”
“Hehe, tadi aku belum sempat makan siang, jdi perutku lapar sekali, Mian”
“Seungri, kau tidak makan?”
“Anio, Omoni, sebelum kesini aku sudah makan jdi perut ku terasa penuh”
“Cobalah makan sedikit, aku sudah memasaknya”
“Seungishi makanlah walpun cuman sedikit, Omoni sudah memasaknya kau tidak sopan, kalau tidak memakannya”
“Baiklah, aku makan selamat makan Hyung, Omoni” seungri pun makan tak kalah lahap dari TOP, semua member matanya tertuju padanya begitu pun Omoni
“Haisshhh kau ini, bukannya perutmu penuh tapi kau makan dengan begitu lahap nya”
“heheeh Daesung hyung, perut ku penuh tapi setelah aku makan masakan Omoni, aku tidak bisa berhenti enak sekali, Komapseumnida Omoni”
“hahaha, Ne”
makan siang pun selesai semua member berkumpul di ruang tamu ngobrol bersama Omoni, hanya Seungri yg berada di Kamar GD bermain-main dengan miniatur mobil koleksi GD, 1 jam Seungri bermain-main tapi GD masih belum terbangun, Seungri khawatir akhirnya dia mendekati GD, dan menaruh tangannya di atas kening GD
“tidak terlalu panas” kemudian seungri mendekatkan telinganya ke dada GD ceritanya pengen denger detak Jantung nya GD, pertama dengan telinga kanannya kemudia dia berbalik arah dengan telingan kirinya, tanpa ia sadari GD sudah terbangu dan melihat ulahnya, tiba-tiba mata mereka bertemu dan saling bertatapan …
“Eomeona (Astaga !), Hyung knapa kau mengagetkanku”
“kau yang mengagetkan ku, apa yang kau lakukan Seungrishi”
Tiba-tiba
semua member menghampiri dan juga Omonie,
“Jiyongie, Waeyo ??”
“Omonie, knapa kau biarkan makhluk ini berkluyuran di kamar ku, tadi dia mau mencoba menggodaku”
“Keojitmal hajimara (Jangan bohong !) tadi aku hanya ingin mendengarkan detak jantungmu Hyung aku khawatir, kau tidak bangun”
“Haishhhh kau ini bicara apa Seungrishi?”
“ah Jiyong, bagaimana keadaan mu kami merasa khawatir”
“Top Hyung aku sudah membaiki, terimakasih sudah menjengukku”
“Hyung” Daesung menghampiri GD” kau tebak kemarin aku bertemu siapa ?”
“Siapa ??”
“Kiko” lalu GD terdiam
“lalu ??”
“dia menanyakan kabar mu Hyung, di Social media sangat ramai pemberitaan tentang kondisi mu, jdi dia menanyakan kabar mu sepertinya dia menghawatirkan mu Hyung?”
“Keuraeseo (Lantas ?), aku sudah tidak peduli lagi dengannya”
“Benarkah ??”
“kau sudah tidak peduli dengan siapa Hyung, kalian berbicara tentang siapa hyung ?”
“Seungrishii, kau tidak baik menguping” Taeyang menegur
“aku tidak menguping Hyung, aku tidak sengaja mendengarnya”
“Haish mana ada yang percaya dengan kata-katamu” TOP menambahkan
“Jiyongie kau masih menyimpan miniatu-miniatur ini”
“ya tentu saja”
“miniatur ini juga masih ada ???”
“kau masih mengingat nya Taeyangshi??”
“ya tentu saja, begitu banyak perjuangan yang aku lakukan untuk mendapatkan miniatur ini”
“memangnya ada apa dengan miniature itu Hyung?”
“ini miniature pemberianku, waktu Jiyong ulang tahun, waktu itu usia kita 13 tahun aku masih mengingatnya”
“wah, miniature nya terlihat terawat hyung, kau menjaganya dengan baik?”
“tentu, saja semua barang ku aku rawat dengan baik, ngomong-ngomong kenapa miniature ku ada disini biasanya aku menyimpannya di atas lemari”
“Jiyongie, Waeyo ??”
“Omonie, knapa kau biarkan makhluk ini berkluyuran di kamar ku, tadi dia mau mencoba menggodaku”
“Keojitmal hajimara (Jangan bohong !) tadi aku hanya ingin mendengarkan detak jantungmu Hyung aku khawatir, kau tidak bangun”
“Haishhhh kau ini bicara apa Seungrishi?”
“ah Jiyong, bagaimana keadaan mu kami merasa khawatir”
“Top Hyung aku sudah membaiki, terimakasih sudah menjengukku”
“Hyung” Daesung menghampiri GD” kau tebak kemarin aku bertemu siapa ?”
“Siapa ??”
“Kiko” lalu GD terdiam
“lalu ??”
“dia menanyakan kabar mu Hyung, di Social media sangat ramai pemberitaan tentang kondisi mu, jdi dia menanyakan kabar mu sepertinya dia menghawatirkan mu Hyung?”
“Keuraeseo (Lantas ?), aku sudah tidak peduli lagi dengannya”
“Benarkah ??”
“kau sudah tidak peduli dengan siapa Hyung, kalian berbicara tentang siapa hyung ?”
“Seungrishii, kau tidak baik menguping” Taeyang menegur
“aku tidak menguping Hyung, aku tidak sengaja mendengarnya”
“Haish mana ada yang percaya dengan kata-katamu” TOP menambahkan
“Jiyongie kau masih menyimpan miniatu-miniatur ini”
“ya tentu saja”
“miniatur ini juga masih ada ???”
“kau masih mengingat nya Taeyangshi??”
“ya tentu saja, begitu banyak perjuangan yang aku lakukan untuk mendapatkan miniatur ini”
“memangnya ada apa dengan miniature itu Hyung?”
“ini miniature pemberianku, waktu Jiyong ulang tahun, waktu itu usia kita 13 tahun aku masih mengingatnya”
“wah, miniature nya terlihat terawat hyung, kau menjaganya dengan baik?”
“tentu, saja semua barang ku aku rawat dengan baik, ngomong-ngomong kenapa miniature ku ada disini biasanya aku menyimpannya di atas lemari”
kemudian semua mata tertuju kepada Seungri
“hehe .. Mianhe Hyung, tadi aku meminjamnya untuk memainkannya”
“Seungrishi kau ini, kau tau tidak, melihatmu aku seperti melihat Yeon jun keponakanku sipat kalian sama, cuman sedikit berbeda yeon junku lucu, kau tidak lucu, yeon junku imut kau amit-amit”
“Yaaaaaaaaaaa” Seungri pun geram dan pergi dia mencari sofa untuk bersandar dan mengeluarkan handphone nya sambil cemberut, dia memainkan Game WEMOBA Favorite nya
semua member tertawa termasuk GD,
“ah Jiyong Hyung, kau sudah periksa ke dokter”
“anio, aku sedang tidak ingin pergi kemana-mana”
“kau kan bisa memanggil dokter pribadi mu Jiyongie?”
“aku hanya sakit demam, dan batuk tidak perlu dokter, Ibu ku masih bisa merawatku”,
“aku harap kau cepat sembuh, semua fans di luar sanah menghawatirkan kesehatan mu”
“ah Ne”
“baiklah kita harus pergi sudah hampir malam”
“yaaaaa kalian mau kemana, knapa kalian tidak tidur di rumahku?”
“hehe mian, untuk sekarang aku tidak bisa aku ada janji dengan hyori”
“Top Hyung??”
“aihhhhh sudah lama aku tidak menjenguk keponakanku heheehe”
“Daesung??”
“sebenarnya aku ingin sekali menginap, tapi aku harus menyelesaikan tugas mata kuliah ku Hyung”
“Haishhhh kalian ini”
“baiklah kita pulang, kau istirahat”
“yaaa Maknaeeee Kajja” TOP meneriaki Seungri, tapi tanpa mereka sadari Seungri sedang tertidur pulas di Sofa dengan Handphone di genggaman nya
“ ya anak itu, sejak kapan dia tertidur”
TOP menghampirinya dan mencoba membangunkannya, tapi GD melarang nya
“TOP hyung, jangan bangunkan dia, biarkan saja, dia paling susah kalau di suruh menginap biar kan dia tidur disini”
“ah baiklah, itu ide bagus daripada dia keluyuran malam ini, biar saja di tertidur disini itu lebih baik”
“bukannya Seungri ada janji malam ini mau ngDJ bareng teman-temannya??”
“ah iya benar”
“sudahlah biarkan saja” GD kekeuh ingin membiarkan seungri tidur di rumah nya malam ini
“yasudahlah ayo kita pergi sebelum dia terbangun”
“Ne, Kajja, bye Jiyong”
“bye”
Waktu menunjukan
pukul jam 7 malam, GD membangunkan Seungri untuk makan malam
“ya Seungrishi, bangunlah kita makan malam dulu”
“hmmmmmm” seungri hanya menggeliat kemudian tidur lagi
“baiklah kalau kau tidak mau makan malam, ayo pindah ke kasur kalau tertidur seperti itu badan mu bisa sakit”
“Seungri tetap pulas”
“haishhh anak ini” kemudian GD pergi ke ruang depan menemui Ibu nya untuk makan
“mana adik mu”
“dia tidak bangun, sulit sekali membangunkan nya”
“yasudah biar Omonie yang membangunkannya”
“sudahlah biarkan saja omonie, nanti kalau dia lapar dia akan terbangun”
“haishhh baiklah”
malam itu di luar hujan deras, di sertai petir dan kilat Seungri tebangun kemudian memanggil nama GD
“Hyung, Hyungg ….. “ dia beranjak kemudian pindah ke kasur GD
“haiiiihh nyaman sekali hangat” seungri menutupi semua badannya dan kepalanya dengan selimut
“pantas saja GD hyung betah dan tidak mau bangun memang terasa hangat dan nyaman kasurnya, hmmmmmm” Seungri pun mulai tertidur lagi dengan begitu cepatnya tiba-tiba GD masuk ke kamar nya, dia melihat seungri tidak ada dia pun mencoba mencari nya ke kamar mandi tapi tidak ada..
“hah sudahlah mungkin dia tidur di kamar tamu” GD menghampiri kasurnya tiba-tiba Handphone Seungri berdering GD pun menghampiri dan mengangkatnya
“Yeoboseyo (Hallo) ??”
“yah Seungshi kau dimana, aku sudah menunggumu dari tadi ???” ternyata itu telphone dari Jonghoon ft Island teman dekat Seungri setelah member BIGBANG
“ah Jonghoonie, aku Gdargon, Seungri sekarang sedang tidur di rumah ku, Wae ??”
“ah Hyung, Mianhe, bisa aku berbicara dengan Seungri ?”
“Dia Sedang tidur!, Waeyo ?”
“malam ini aku ada acara dengannya, bisakah kau bangunkan dia?”
“Baiklah” GD berpura-pura membangunkan Seungri, untuk meyakinkan Jonghoon dia seperti berteriak-teriak memanggil Seungri
“Jonghoonie mianhe, aku sudah berusaha sepertinya dia sangat lelah”
“aigooo, baiklah Hyung, jika dia bangun tolong sampaikan kalau aku menelpon nya dan meminta nya untuk menelpon balik, Hyung maaf sudah menggangu waktumu”
“ah Ne, tidak apa-apa”
Telpon terputus
“anak ini, hyung kalau seungri bangun minta tolong sampaikan kalau aku menelponya, ya kau pikir siapa, maknae milikku, tidak akan ku biarkan dia menelpon balikmu” GD mengerutu merasa kesal, GD pun beranjak lagi ke kasur nya untuk merebahkan badan nya yang masih terasa lemas tiba-tiba …..
“Aigooooooo” GD menendang Seungri dia merasa kaget ada sesuatu didalam selimutnya seungri terjatuh
“ahhh Hyung sakitttttt”
“ah Seungrishi mianhe”GD membantu membangunkan Seungri
“sejak kapan kau ada di kasurku”
“sejak kau tidak ada, kenapa kau memdendangku”
“Mianhe aku kira kau binatang”
“haissshh, seungri kesakitan” kemudian dia naik ke kasur GD untuk melanjutkan tidur nya,
“ya maknae apa yang kau lakukan”
“aku ingin tidur, mengantuk sekali”
“jangan tidur disini, aku sedang sakit nanti kau bisa tertular”
“tidak akan hyung, aku Strong baby kau tau kan”
“kau ini”
Seungri pun tertidur kembali dengan pulasnya, GD menatap nya …
“haishhh cepat sekali tidurnya”
kemudian GD pun ikut tertidur sembari memeluk maknae nya tak lupa ia memakai masker supaya maknae nya tidak tertular .. mereka tertidur dengan lelap nya, sesekali seungri mengigau meminta GD melepaskan nya,
“Hyuuuuungg ~~~~~ lepaskan aku” sambil menendang-nendang selimut karena merasa gerah
“GD terusik kemudian terbangun, Ia langsung menarik selimut dan menyelimuti Seungri kembali, GD beranjak masuk ke kamar mandi setelah itu di pergi ke dapur untuk mengambil air minum dan meminumnya sambil menatap Seungri yang sedang tertidur …
“ya maknae, kau kini sudah tumbuh beranjak dewasa dengan baik aku merasa bangga dengan mu namun tetap saja ketika tidur kau masih seperti adik kecilku” GD sambil mengelus rambut seungri dengan senyuman maut nya yang tersembunyi, kemudian GD pun tertidur kembali di sebelah Seungri kali ini dia tertidur dengan posisi membelakangi tanpa memeluk Seungri karna takut menganggu nya, waktu menunjukan pukul 2 pagi, 2jam setelah GD tertidur giliran Seungri yang terbangun ….
“kruuuukkkk … kruukkkk” suara perut Seungri “ya Seungrishi, bangunlah kita makan malam dulu”
“hmmmmmm” seungri hanya menggeliat kemudian tidur lagi
“baiklah kalau kau tidak mau makan malam, ayo pindah ke kasur kalau tertidur seperti itu badan mu bisa sakit”
“Seungri tetap pulas”
“haishhh anak ini” kemudian GD pergi ke ruang depan menemui Ibu nya untuk makan
“mana adik mu”
“dia tidak bangun, sulit sekali membangunkan nya”
“yasudah biar Omonie yang membangunkannya”
“sudahlah biarkan saja omonie, nanti kalau dia lapar dia akan terbangun”
“haishhh baiklah”
malam itu di luar hujan deras, di sertai petir dan kilat Seungri tebangun kemudian memanggil nama GD
“Hyung, Hyungg ….. “ dia beranjak kemudian pindah ke kasur GD
“haiiiihh nyaman sekali hangat” seungri menutupi semua badannya dan kepalanya dengan selimut
“pantas saja GD hyung betah dan tidak mau bangun memang terasa hangat dan nyaman kasurnya, hmmmmmm” Seungri pun mulai tertidur lagi dengan begitu cepatnya tiba-tiba GD masuk ke kamar nya, dia melihat seungri tidak ada dia pun mencoba mencari nya ke kamar mandi tapi tidak ada..
“hah sudahlah mungkin dia tidur di kamar tamu” GD menghampiri kasurnya tiba-tiba Handphone Seungri berdering GD pun menghampiri dan mengangkatnya
“Yeoboseyo (Hallo) ??”
“yah Seungshi kau dimana, aku sudah menunggumu dari tadi ???” ternyata itu telphone dari Jonghoon ft Island teman dekat Seungri setelah member BIGBANG
“ah Jonghoonie, aku Gdargon, Seungri sekarang sedang tidur di rumah ku, Wae ??”
“ah Hyung, Mianhe, bisa aku berbicara dengan Seungri ?”
“Dia Sedang tidur!, Waeyo ?”
“malam ini aku ada acara dengannya, bisakah kau bangunkan dia?”
“Baiklah” GD berpura-pura membangunkan Seungri, untuk meyakinkan Jonghoon dia seperti berteriak-teriak memanggil Seungri
“Jonghoonie mianhe, aku sudah berusaha sepertinya dia sangat lelah”
“aigooo, baiklah Hyung, jika dia bangun tolong sampaikan kalau aku menelpon nya dan meminta nya untuk menelpon balik, Hyung maaf sudah menggangu waktumu”
“ah Ne, tidak apa-apa”
Telpon terputus
“anak ini, hyung kalau seungri bangun minta tolong sampaikan kalau aku menelponya, ya kau pikir siapa, maknae milikku, tidak akan ku biarkan dia menelpon balikmu” GD mengerutu merasa kesal, GD pun beranjak lagi ke kasur nya untuk merebahkan badan nya yang masih terasa lemas tiba-tiba …..
“Aigooooooo” GD menendang Seungri dia merasa kaget ada sesuatu didalam selimutnya seungri terjatuh
“ahhh Hyung sakitttttt”
“ah Seungrishi mianhe”GD membantu membangunkan Seungri
“sejak kapan kau ada di kasurku”
“sejak kau tidak ada, kenapa kau memdendangku”
“Mianhe aku kira kau binatang”
“haissshh, seungri kesakitan” kemudian dia naik ke kasur GD untuk melanjutkan tidur nya,
“ya maknae apa yang kau lakukan”
“aku ingin tidur, mengantuk sekali”
“jangan tidur disini, aku sedang sakit nanti kau bisa tertular”
“tidak akan hyung, aku Strong baby kau tau kan”
“kau ini”
Seungri pun tertidur kembali dengan pulasnya, GD menatap nya …
“haishhh cepat sekali tidurnya”
kemudian GD pun ikut tertidur sembari memeluk maknae nya tak lupa ia memakai masker supaya maknae nya tidak tertular .. mereka tertidur dengan lelap nya, sesekali seungri mengigau meminta GD melepaskan nya,
“Hyuuuuungg ~~~~~ lepaskan aku” sambil menendang-nendang selimut karena merasa gerah
“GD terusik kemudian terbangun, Ia langsung menarik selimut dan menyelimuti Seungri kembali, GD beranjak masuk ke kamar mandi setelah itu di pergi ke dapur untuk mengambil air minum dan meminumnya sambil menatap Seungri yang sedang tertidur …
“ya maknae, kau kini sudah tumbuh beranjak dewasa dengan baik aku merasa bangga dengan mu namun tetap saja ketika tidur kau masih seperti adik kecilku” GD sambil mengelus rambut seungri dengan senyuman maut nya yang tersembunyi, kemudian GD pun tertidur kembali di sebelah Seungri kali ini dia tertidur dengan posisi membelakangi tanpa memeluk Seungri karna takut menganggu nya, waktu menunjukan pukul 2 pagi, 2jam setelah GD tertidur giliran Seungri yang terbangun ….
“Haishhhhhh, lapar sekali” Seungri melirik kearah kiri terlihat GD sedang tertidur menyamping ia pun membangunkannya
“Hyung, bangunlah …..” GD tidak merespon, tapi Suengri terus berusaha membangunkannya
“Hyuuuuuunggg~~~~~~ Jiyong Hyuunggggg ~~~ bangunlah” Seungri berteriak dengan suara aegyo nya sambil menggerak-gerakan badan GD, dan akhirnya GD pun terbangun
“ya maknaeeee, waeyoooo ????”
“Hyung, aku lapar antar aku ke dapur, please”
“Haishhhh pergilah sendiri, biasanya kau juga berani”
“diluar hujan deras, aku takuut”
“yaaaaaa” GD pun terbangun kemudian duduk
“kruuuuuukkk.. kruukkkkkk” perut Seungri berbunyi kembali, mata GD tertuju pada perut Seungri, akhirnya GD pun tidak tega dan mengantar maknae nya ke dapur …
“Haishhhh Kajja !!!”
“hasyyyiiikk-hasyiiikk” sambil jingkrak-jingkraakkk …
GD melihat isi Kulkas nya kemudian dia mengambil beberapa bungkus Sosis Sapi, dan beberapa butir telurrr
“Hyung, apa itu wah Sosis, Hyung kau mau memaskan nya untuku”
“haishhh berisik sekali, duduk lah”
GD pun mulai memasak, dia mengeluar beberapa Sosis dan memasukannya ke dalam wajan lalu dia siram dengan telur plus cabai dan bawang
“Hyung, knapa kau kasih cabai, aku kan tidak suka cabai”
“cerewet sekali, kalau begitu kau yang masak”
“Andwe .. Andweee Hyung, Mian” dengan muka aegyo nya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar